MINSEL, Inspirasi-sulut.com — Upaya meningkatkan keselamatan pelayaran dan efisiensi layanan kepelabuhanan terus dilakukan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Amurang. Bertempat di Hotel Sutaraja Amurang, Rabu (29/04/2026) kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran sekaligus penerapan sistem single billing digelar dengan melibatkan para pemangku kepentingan sektor maritim.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPP Kelas II Amurang, Moh. Qowi, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan pelayaran yang aman dan tertib.

Moh. Qowi menyampaikan bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jasa pelabuhan.

“Kesadaran akan keselamatan harus menjadi budaya. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memahami standar operasional dan regulasi yang berlaku, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalisir,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti penerapan sistem single billing sebagai langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan. Sistem ini memungkinkan pengguna jasa untuk melakukan pembayaran berbagai layanan kepelabuhanan secara terintegrasi dalam satu platform.

“Dengan single billing, proses administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Ini adalah bagian dari transformasi digital di sektor pelabuhan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang terdiri dari operator kapal, agen pelayaran, serta instansi terkait. Mereka menilai sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai prosedur keselamatan serta kemudahan dalam sistem pembayaran layanan.

Ke depan, UPP Amurang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Moh. Qowi juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Amurang sebagai pelabuhan yang modern, aman, dan berdaya saing.

“Harapan kami, pelabuhan Amurang dapat menjadi contoh dalam penerapan keselamatan pelayaran dan digitalisasi layanan di wilayah Sulawesi Utara. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis hal ini dapat terwujud,” tutupnya.

(sivriet)

By admin