MINSEL, Inspirasi-sulut.com — Duka dan kecemasan masih menyelimuti keluarga Tindatu–Mamoto di Desa Blongko, Kecamatan Sinonsayang. Anak perempuan mereka, Nia (6), dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, 18 April sekitar pukul 08.00 WITA. Memasuki hari keempat pencarian, keberadaan Nia masih belum diketahui.

Menurut keterangan keluarga, sebelum menghilang Nia terlihat bermain di sekitar rumah. Lokasi tempat tinggal yang berdekatan dengan hutan dan area perkebunan diduga menjadi faktor yang membuatnya dengan mudah menuju kawasan tersebut. Ia terakhir kali terlihat di bagian belakang rumah sebelum akhirnya hilang tanpa jejak.

Sejak hari pertama, keluarga bersama warga setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, menyisir area sekitar hingga malam hari. Laporan juga telah disampaikan kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian. Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kehilangan Nia terasa semakin berat bagi keluarga, mengingat ia merupakan anak kembar. Rasa cemas dan harapan terus bergelut di hati orang tua dan kerabat yang tak henti menunggu kabar baik.

“Kami sangat berharap tim SAR, khususnya Basarnas, bisa segera turun membantu. Kami butuh dukungan semua pihak agar anak kami cepat ditemukan,” ungkap keluarga dengan penuh harap.

Selain itu, keluarga juga berharap perhatian dan bantuan kemanusiaan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban yang mereka hadapi saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan oleh warga sekitar sembari menanti bantuan dari tim SAR dan instansi terkait. Harapan besar tetap menyala: semoga Nia segera ditemukan dalam keadaan selamat.

(sivriet)

By admin