MINSEL, inspirasi-sulut.com – Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada 345 kepala keluarga. Rabu (21/01/2026). Penyaluran berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sapa Barat dan disambut antusias warga penerima.

Bantuan beras seberat 5 kilogram per kepala keluarga tersebut berasal dari sisa program ketahanan pangan tahun anggaran 2024. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar tepat sasaran serta berjalan tertib.

Ketua AMPP Desa Sapa Barat, Novel Waroka, SIP, menjelaskan bahwa kegļatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah desa dan organisasi masyarakat dalam menyalurkan hak warga dari sisa ketahanan pangan.

“Kegiatan ini adalah kolaborasi pemerintah desa dan AMPP untuk memastikan sisa ketahanan pangan tahun 2024 benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Waroka.

Ia menambahkan, penyaluran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan Selasa untuk jaga satu dan dua, sementara tahap kedua dilaksanakan Rabu untuk jaga tiga dan empat.

“Kami ditugaskan menyalurkan sembako kepada masyarakat. Puji Tuhan, seluruhnya telah disalurkan dengan baik, tertib, dan transparan,” lanjut Waroka, yang pernyataannya turut diiyakan oleh anggota AMPP, Jonny Asaa dan Maxi.

AMPP berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan memberi manfaat nyata. Lebih jauh, Waroka menegaskan komitmen aliansi untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, namun AMPP juga tetap mengawal dan mengawasi setiap penggunaan anggaran dana desa agar benar-benar berdampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Hukum Tua Desa Sapa Barat, Dany Mamangkey, SE, mengapresiasi peran aktif AMPP dalam membantu pemerintah desa menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan AMPP. Ini bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa dan elemen masyarakat sangat penting demi transparansi dan pelayanan yang adil bagi warga,” ujar Mamangkey.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap pengawasan dan partisipasi masyarakat demi memastikan setiap program desa berjalan sesuai aturan dan kebutuhan warga.

Penyaluran bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel.

(sivriet)

By admin